Seorang pewaris menawarkan pernikahan kepada gelandangan yang pernah menyelamatkan nyawanya, dan semua orang hanya memandangnya sebagai pengembara tak berguna. Collin Parker adalah pria yang dilewati semua orang, yang dianggap tak punya apa pun untuk ditawarkan kepada siapa pun. Carter Kochphiller mengingatnya dengan cara yang berbeda. Ia masih melihat anak laki-laki yang menyelamatkan nyawanya, dan ia siap membangun masa depan di atas kenangan itu. Tawarannya tampak sederhana, tetapi Collin harus memutuskan apakah ia bisa mempercayainya dan apakah ia menginginkan apa pun yang bisa Carter berikan. Ketegangan utama terletak pada jarak antara apa yang bisa diberikan Carter dan apa yang bersedia diterima Collin. Setiap langkah menuju pernikahan menuntut Carter untuk melepaskan sesuatu, dan meminta Collin menerima bantuan yang mungkin tak pernah ia inginkan. Adegan mereka paling kuat ketika hening dan canggung, dua orang yang masih belajar cara berbicara satu sama lain. Ketika taruhannya semakin besar, orang lain mulai menyadari apa yang mereka lakukan, dan tekanan pun menimpa keduanya. Tidak ada pilihan yang mereka buat itu kecil. Satan's Successor: Don't Mess with That Homeless Man! memadukan humor tajam dengan kepedihan yang nyata, sehingga judulnya yang berani menjanjikan lebih dari sekadar tawa. Penonton yang menyukai romansa miliarder akan menemukan kisah yang dibangun di atas jurang kelas dan kesempatan kedua yang tak terduga. Collin tidak pernah diberi apa pun tanpa syarat, dan Carter tak pernah harus berjuang untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Keduanya belum tahu apa yang akan diminta satu sama lain berikutnya.